Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

Ujian Nasional SD Gugus IX Rayon Mapia Barat Berjalan Lancar di Abouyaga

Gambar
  Peserta Ujian Nasional Mapia Barat, Papua — Pelaksanaan Ujian Nasional tingkat Sekolah Dasar (SD) Gugus IX (Sembilan) Rayon Mapia Barat tahun ajaran 2025/2026 berlangsung di yang berada di ibu kota Distrik . Kegiatan ujian dimulai sejak tanggal 04 sampai 07 Mei 2026 dengan diikuti oleh para siswa dari beberapa sekolah di wilayah rayon tersebut. Pelaksanaan ujian berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Para peserta didik terlihat mengikuti setiap mata pelajaran dengan penuh semangat dan kesiapan. Kehadiran para guru, pengawas, serta dukungan orang tua menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan pendidikan tersebut. Pihak sekolah menyampaikan bahwa ujian ini bukan hanya menjadi penilaian akhir bagi siswa kelas VI, tetapi juga menjadi langkah awal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Semangat belajar dan disiplin para siswa diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda di wilayah Mapia Barat untuk terus mengejar pendidikan. Selain itu, ...

UJIAN SEKOLAH DI SD YPPGI OBAIPUGAIDA, KABUPATEN PANIAI BERLANGSUNG DENGAN TERTIB

Gambar
UJIAN SEKOLAH DI SD YPPGI OBAIPUGAIDA, KABUPATEN PANIAI BERLANGSUNG DENGAN TERTIB  BERITA HARI SELASA, 19 MEI   UJIAN SEKOLAH DI SD YPPGI OBAIPUGAIDA, KABUPATEN PANIAI BERLANGSUNG DENGAN TERTIB   PANIAI – Hari Selasa, tanggal 19, suasana belajar dan kegiatan pendidikan di Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, berlangsung dengan semangat. Salah satu momen penting yang berlangsung adalah pelaksanaan ujian sekolah di SD YPPGI Obaipugaida. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Ibu Yanuaria Degei, S.Pd., yang memastikan seluruh proses berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan ketentuan pendidikan yang berlaku.   Sebagai pemimpin di lembaga tersebut, Ibu Yanuaria Degei, S.Pd. menekankan pentingnya kejujuran, kedisiplinan, dan kesiapan bagi seluruh siswa yang mengikuti ujian. Beliau juga mengapresiasi kerja keras para pendidik dan tenaga kependidikan yang telah mendampingi siswa sejak awal tahun ajaran, sehingga mereka siap menghadapi penilaian akhir ini. ...

Keinginanmu hanya menjadikanku seperti tempat evakuasi korban—didatangi saat terluka, lalu ditinggalkan ketika keadaan membaik.

Gambar
Keinginanmu hanya menjadikanku seperti tempat evakuasi korban didatangi saat terluka, lalu ditinggalkan ketika keadaan membaik.   Keinginanmu hanya menjadikanku seperti tempat evakuasi korban; didatangi saat luka berdarah, dipenuhi tangis dan cerita kehilangan. Aku menampung reruntuhan hatimu, mengobati kecewamu dengan sabar, menjadi teduh ketika dunia terlalu kejam memelukmu. Namun setelah keadaan membaik, kau pergi tanpa menoleh lagi. Seolah aku hanyalah persinggahan darurat, bukan rumah yang pantas dihargai. Kini aku belajar memahami: tidak semua yang datang dengan air mata akan tinggal dengan rasa setia. Ada yang hadir hanya untuk sembuh, lalu meninggalkan luka baru pada orang yang menolongnya.

TIDAK ADA UNTUNG DALAM PERANG SUKU, HANYA KUBURAN BARU DI TANAH LELUHUR BANGSA PAPUA

Gambar
  TIDAK ADA UNTUNG DALAM PERANG SUKU, HANYA KUBURAN BARU DI TANAH LELUHUR BANGSA PAPUA Minahasa, Rabu, 13 Mei 2026 || 01:42 WITA00 Oleh Emil E Wakei (Dewan Jalanan) Di Lembah Baliem, Beberapa tahun terakhir, Tangisan bercampur darah sesama manusia Papua terus mengalir, Asap honai yang dibakar dan teriakan perang. Wamena yang sejuk berubah panas oleh dendam. Anak panah yang dulu untuk berburu babi kini diarahkan ke dada saudara sendiri. Dan setiap kali itu terjadi, kita kalah. Bukan kalah perang, tapi kalah sebagai manusia Papua. Perang suku adalah matematika yang paling kejam karena hasilnya selalu darah Sesama. Kita bisa menghitungnya dengan jari yang gemetar. Februari 2023 di Sinakma, sepuluh nyawa melayang hanya karena salah paham soal isu penculikan anak dari media sosial. Ada mama Papua yang dibunuh, ada anak Papua yang ditembak di kepala dan leher. Juli 2025 di jembatan gantung Wesaput-Minimo, dua kelompok baku panah di atas sungai yang mengayun, dipicu seorang warga yang hi...