Keinginanmu hanya menjadikanku seperti tempat evakuasi korban—didatangi saat terluka, lalu ditinggalkan ketika keadaan membaik.
![]() |
Keinginanmu hanya menjadikanku seperti tempat evakuasi korban didatangi saat terluka, lalu ditinggalkan ketika keadaan membaik. |
Keinginanmu hanya menjadikanku
seperti tempat evakuasi korban;
didatangi saat luka berdarah,
dipenuhi tangis dan cerita kehilangan.
Aku menampung reruntuhan hatimu,
mengobati kecewamu dengan sabar,
menjadi teduh ketika dunia
terlalu kejam memelukmu.
Namun setelah keadaan membaik,
kau pergi tanpa menoleh lagi.
Seolah aku hanyalah persinggahan darurat,
bukan rumah yang pantas dihargai.
Kini aku belajar memahami:
tidak semua yang datang dengan air mata
akan tinggal dengan rasa setia.
Ada yang hadir hanya untuk sembuh,
lalu meninggalkan luka baru
pada orang yang menolongnya.

Komentar
Posting Komentar